I love to write, whatever, wherever, whenever, and however ♥♡ ☺

Minggu, 22 September 2013

Dua Puluh Dua

Halo readers, mau flashback bentar nih haha. Aku punya blog ini sejak tanggal 11/03/2012 dan postingan pertamaku berjudul "Try to always smile". Alasan aku bikin blog? Hmm, jujur karena coba-coba sih, maklumlah masih fase kelabilan. Selain itu, karena pas browsing ketemu blog yang keren banget, tapi keberatan Gadget kali yaa, lama banget loadingnya. Jadi pengen ngehias blog, dan alhasil blogku sekarang juga keberatan gadget haha. Gak bermaksud buat plagiat sama sekali, aku cuma terinspirasi dari interiornya, dan aku nyesuaikan sama blogku.
Tanggal 11 yah? Hmm, itukan nomer punggungku (baru sadar) haha. Banyak banget angka yang (sama) selalu mucul di kehidupanku, cuma kadang aku yang kurang menyadarinya. Mungkin menurut kalian postingan ini terlalu alay? Karena ngebahas soal angka, haha. Tapi yasudahlah, entah mengapa tanganku gak mau berhenti ngetik soal ini.
Ok, back to the topic. Dua puluh dua? Apa specialnya dari angka ini? Banyak banget bagiku, yang pertama karena Kaka kan nomer punggungnya 22. Kedua, tanggal kelahiran kedua sahabatku juga 22 - (Difaocha: 22 June) & (Tiara: 22 August). Dan yang ketiga, dua puluh dua adalah kelipatan dari nomer punggungku (11), ahaha. Ohya, kalian sadar gak? Sekarang tanggal 22 loh.
Mungkin ini cuma kebetulan, tapi kan Tuhan sudah mengatur semuanya ini. Berarti ini sebuah Takdir. FYI: ini gak ada hubungannya sama sekali sama kayak angka-angka keramat, dsb. Aku bukan tipe orang yang percaya sama yang begituan.
Setelah aku pikir-pikir, apa blog ini mau cuma buat iseng-iseng aja? atau... Tapi masa' mau terus-terusan jadi blog yang gak jelas. Mungkin bagi kalian gak penting yaa. Sebenernya mau ngerubah blog ini, biar gak terlalu keberatan gadget. Tapi nunggu libur panjang dulu, soalnya kan masih banyak tugas yang belum terselesaikan dan fokus UN.
Mungkin, blog ini bisa jadi Diary Online ataupun tempat sharing. Kalo kata Tom Stoppardsih "I still believe that if your aim is to change the world, journalism is a more immediate short-term weapon."
Cukup sekian, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Ditunggu saran dan kritiknya. Sampai bertemu di entri selanjutnya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar