I love to write, whatever, wherever, whenever, and however ♥♡ ☺

Senin, 23 September 2013

Ravi Murdianto Man of The Match Indonesia

Hi, akhirnya kita bertemu lagi. By the way, kemaren malem (22/9) lihat Final AFF U19 gak? Yang gak lihat rugi lho, pertandingannya bikin greget, ahaha. Dan Indonesia berhasil menjadi juara AFF U19 setelah melawati pertandingan selama 2x 45 menit, tambahan waktu 2x15 dan Adu Penalty yang begitu menegangkan.
Akhirnya, kita semua bisa merasakan rasanya jadi juara di bidang sepakbola. Setelah 22tahun puasa gelar. Eh, inget gak sama Entri Baruku kemarin yang judulnya "Dua Puluh Dua" Nah, kemaren itu kan tanggal 22 September dan kemenangan ini sudah ditunggu sejak 22tahun yang lalu:') Rencana Tuhan indah sekali, 22 adalah hari yang bersejarah bagi kita semua.
Mau komentar sekilas tentang pertandingan kemaren. Sebelumnya maaf kalo bahasaku gak bisa kayak komentator sepakbola beneran, mereka hafal banget sama quotes-quotesnya pahlawan kita. Pasti mereka ahli sejarah, luar biasa~
Di menit awal, Evan Dimas dkk. ditekan oleh Vietnam. Indonesia mendapatkan serangan bertubi-tubi untuk sang penjaga gawang mampu menghalau tendangan permain Vietnam. Untuk memasuki ke jantung pertahanan Vietnam bukanlah hal yang mudah, mereka memiliki pemain dengan kualitas hebat. Namun, dengan dukungan ribuan suporter di dalam stadion. Mereka terus maju, mereka tak hentar membombardir pertahanan Vietnam.
FT: Indonesia 0 -  0 Vietnam. Pertandingan dilanjutkan 2x 15menit. Kedua negara tak mau mengalah, mereka melakukan serangan balik untuk memecah kebuntuan. Namun, sampai wasit meniupkan peluit panjangnya skor tetap 0 - 0.
Dan, drama Adu Penalty tak dapat dihindari. Skor masih 6 - 6, kini semua mata tertuju pada pemain Indonesia (Ilham Udin). Penendang terakhir, aku memang tak bisa membaca pikiran orang. Tetapi aku yakin, pasti perasaan Ilham sangat campur aduk. Dengan penuh keyakinan ia melesatkan tendangan, dan Jebret...Goalll! Seisi stadion bergemuh, air mata kebahagiaan tak bisa terbendung lagi.
Banyak ucapan selamat dari berbagai pihak, dan mereka bangga memiliki kiper seperti Ravi. Peyelamat disaat krusial, dipundaknya ada jutaan harapan rakyat Indonesia. Dan Ravi sempat menjadi Trending Topic World Wide di Twitter. 
Sepakbola juga kadang bisa menghipnotis seseorang. "Aku aslinya gak terlalu suka sama sepakbola, tapi setelah lihat pertandingan kemarin jadi suka. Apalagi yang Adu Penalty, menegangkan banget." ujar Fajar siswa asal SP1NDI. Banyak orang yang iri, ada yang bilang jadi fans karbitanlah, dsb. Karbitan? Lha wong ini tentang negara kok, semua elemen campur aduk jadi satu. Toh, baguskan Nasionalisme kita meningkat. So, ambil positifnya aja. Buang hal negatif jauh-jauh :)
Congrats Indonesia, semoga ini bisa menjadi titik awal kebangkitan dunia persepakbolaan di negeri kita. Kami semua bangga akan perjuangan kalian, Garuda Muda. Forza Indonesia!

Minggu, 22 September 2013

Dua Puluh Dua

Halo readers, mau flashback bentar nih haha. Aku punya blog ini sejak tanggal 11/03/2012 dan postingan pertamaku berjudul "Try to always smile". Alasan aku bikin blog? Hmm, jujur karena coba-coba sih, maklumlah masih fase kelabilan. Selain itu, karena pas browsing ketemu blog yang keren banget, tapi keberatan Gadget kali yaa, lama banget loadingnya. Jadi pengen ngehias blog, dan alhasil blogku sekarang juga keberatan gadget haha. Gak bermaksud buat plagiat sama sekali, aku cuma terinspirasi dari interiornya, dan aku nyesuaikan sama blogku.
Tanggal 11 yah? Hmm, itukan nomer punggungku (baru sadar) haha. Banyak banget angka yang (sama) selalu mucul di kehidupanku, cuma kadang aku yang kurang menyadarinya. Mungkin menurut kalian postingan ini terlalu alay? Karena ngebahas soal angka, haha. Tapi yasudahlah, entah mengapa tanganku gak mau berhenti ngetik soal ini.
Ok, back to the topic. Dua puluh dua? Apa specialnya dari angka ini? Banyak banget bagiku, yang pertama karena Kaka kan nomer punggungnya 22. Kedua, tanggal kelahiran kedua sahabatku juga 22 - (Difaocha: 22 June) & (Tiara: 22 August). Dan yang ketiga, dua puluh dua adalah kelipatan dari nomer punggungku (11), ahaha. Ohya, kalian sadar gak? Sekarang tanggal 22 loh.
Mungkin ini cuma kebetulan, tapi kan Tuhan sudah mengatur semuanya ini. Berarti ini sebuah Takdir. FYI: ini gak ada hubungannya sama sekali sama kayak angka-angka keramat, dsb. Aku bukan tipe orang yang percaya sama yang begituan.
Setelah aku pikir-pikir, apa blog ini mau cuma buat iseng-iseng aja? atau... Tapi masa' mau terus-terusan jadi blog yang gak jelas. Mungkin bagi kalian gak penting yaa. Sebenernya mau ngerubah blog ini, biar gak terlalu keberatan gadget. Tapi nunggu libur panjang dulu, soalnya kan masih banyak tugas yang belum terselesaikan dan fokus UN.
Mungkin, blog ini bisa jadi Diary Online ataupun tempat sharing. Kalo kata Tom Stoppardsih "I still believe that if your aim is to change the world, journalism is a more immediate short-term weapon."
Cukup sekian, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Ditunggu saran dan kritiknya. Sampai bertemu di entri selanjutnya :)

Sabtu, 21 September 2013

Ricuh, 3 Calo Diamankan

  Sidoarjo - Antrian ribuan suporter sudah terlihat sejak Minggu (22/9) pagi tadi. Mereka rela berdesakan untuk mendapatkan tiket, demi mendukung Tim Garuda Muda di Final AFF U19 yang akan berjuang melawan Vietnam nanti malam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
  Panitia mencetak 26.500 lembar tiket untuk pertandingan Final ini. Dalam hitungan jam, tiket sudah ludes terjual. Banyak calo yang berlalu-lalang menawarkan tiket dengan harga yang fantasis. Karena ludesnya tiket final tersebut, mereka emosi dan kericuhan pun tak bisa dihindarkan.
  Kericuhan baru mereda setelah petugas pengamanan hadir untuk menetralkan suasana. Tiga calo diamankan oleh polisi, penonton yang kesal melemparinya dengan batu. Para suporter merasa dirugikan atas kehadiran calo tersebut, karena mereka harus mengeluarkan biaya berkali-kali lipat untuk mendukung Garuda Muda.

Curhat, Penting Gak Sih?

Hi, readers. Udah lama gak mampir di blog, makasih buat yang udah jadi pembaca setiaku :)
By the way, kali ini aku bakalan bahas tentang Curhat? Apasih curhat itu? Kalo dilihat dari kamus anak jaman sekarang sih, Curahan Hati. Tapi permasalahannya, jika terbesit kata curhat itu selalu berbau dengan kegalauan. Emang Curhat itu cuma buat saat Galau? Enggak kan?
Gini, aku cuma mau ngelurusin. Kalo menurut pendapatku, justru curhat itu bisa disemua suasana. Mau happy, sad, flat or others. Cuma kadang kita terjebak dalam kesalahan yang sama.
Nah, selain itu. Curhat selalu diidentikkan dengan wanita. Emang kenapa sama cewek? Ada yang salahkah? Toh, curhat itu hal yang wajar. Jarang banget ada cowok yang curhat ke temennya, takut dibilang kayak cewek kali yaa, padahal sih enggak. Yang jadi pertanyaanku, apa mereka itu menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bantuan orang lain? Yah, itu memang hak mereka. Kita gak ada hak buat ngelarang.
Ada yang bilang curhat itu bisa meringankan pikiran, bisa juga dapet solusi atas masalahnya itu. Positif kan? Jadi gak ada salahnya kita curhat, asalkan curhat pada orang yang tepat dan bisa dipercaya.
Banyak hal positif yang bisa diambil, jadi jangan terburu-buru berpikiran yang negatif. Ingat, kita ini makhluk sosial. Tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, tapi jangan juga terlalu bergantung kepada orang lain.
Cukup sekian, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Terima Kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini.     

Sayap Emas Garuda Muda

   Jumat malam (20/9) dengan dukungan penuh dari para suporter di GDS dan di rumah. Indonesia berhasil menakhlukan Timor Leste dengan skor akhir 2 - 0. Dengan kemenangan itu, Indonesia lolos ke Final Piala AFF U19, 2013. 
  Di menit ke 10, Ilham Udin berhasil menjebol gawang Fagio Augusto da Silva. Tak sampai disitu, Indonesia berhasil menggandakan keunggulan lewat tendangan keras Hargi di menit ke 62. Kepercayaan diri pemain Indonesia meningkat, dengan penuh semangatnya mereka melakukan serangan ke gawang Timor Leste. Peluit panjang yang ditiup wasit, mengakhiri pertandingan yang penuh gengsi ini.
  Banyak bibit baru yang mucul dari turnamen ini. Diantaranya sang Kapten Evan Dimas (6). Ilham Udin (20) yang hobby mengacak-acak pertahanan lawan. Dan sayap kanan Garuda Muda, Maldini Pali (15). 
  Namanya melejit bukan karena mirip dengan Paulo Maldini, pemain Italy. Tapi, karena peforma gemilangnya bersama skuad Garuda Muda. Tak salah jika ia disebut dengan Sayap Emas Garuda Muda.  Pemain muda, yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Ia akan terbang melawati khatulistiwa dan mengitari bumi pertiwi, membagikan prestasinya kepada kita semua.