I love to write, whatever, wherever, whenever, and however ♥♡ ☺

Rabu, 14 November 2012

Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Korupsi adalah salah satu masalah utama yang ada di Indonesia. Walaupun proses pencarian para koruptor sudah terlaksana tapi masih belum maksimal. Belum maksimal bukan berarti belum berhasil, akan tetapi kurangnya dukungan dari masyarakat.

Masyarakat terlalu banyak berkomentar, tanpa membuahkan hasil. Memang setiap masyarakat memiliki hak untuk mengemukakan pendapat. Tidak ada salahnya jika kita berkomentar, tapi seharusnya kita dalam berkomentar memberikan komentar positif yaitu komentar yang membangun, tidak mengandung unsur adu domba.

Mungkin salah satu faktor penyebab korupsi adalah lemahnya hukuman terhadap para koruptor. Untuk para koruptor hukum mau diajak negosiasi. Hal ini yang menyebabkan tingkat korupsi semakin meningkat dan merajalela di negeri ini. Karena itu kita harus menuntas korupsi sampai ke akar-akarnya.

Pertama-tama kita harus membenahi diri kita sendiri. Apakah kita sudah layak menjadi ketua KPK? Kita harus menanamkan sifat jujur, pemberani, ikhlas dan yang terpenting adalah tidak pandang bulu. Kita harus bisa mengubah imej jelek KPK yang saat ini mulai diragukan kinerjanya oleh masyarakat. Seorang terpelajar harus belajar adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Itulah arti terpelajar yang sebenarnya.

Banyak yang bilang keadilan telah lama dikubur di negeri ini? Lalu siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini? Apa semua masalah ini hanya tanggung jawab KPK saja? Tentu tidak bukan! Kita harus bekerja sama dalam memberantas korupsi. Sebagai warga negara yang baik kita juga harus berperan aktif dalam pemberantasan korupsi.

Hukuman yang berlaku harus sesuai dengan prosedur yang berlaku sesuai dengan UUD 1945. Dan uang hasil korupsi tersebut harus dikembalikan 100% , yang nantinya akan digunakan untuk keperluan negara dan masyarakat.

Jika saya menjadi Ketua KPK saya akan memberikan tambahan pelajaran tentang nilai-nilai Agama dan Pancasila. Karena dengan mendalami ajaran agama yang benar serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah salah satu cara efektif untuk mengurangi tingkat korupsi yang ada di Indonesia.

Semua masyarakat harus paham tentang hukum, mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas. "Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum" hal ini sesuai dengan pasal 28D ayat 1. Jadi, masyarakat tidak perlu takut dan khawatir karena ia telah dijamin keamanannya oleh hukum.

Coba kita baca risalah Tan Malaka yang berjudul Merdeka 100%. Menurut Tan Malaka tak ada artinya kemerdekaan jika kelompok miskin ditiadakan haknya. Tak hanya itu. Taufik Ismail juga meluapkan perasaannya lewat karyanya yang berjudul : Malu (aku) Jadi Orang Indonesia. Sebenarnya korupsi adalah dampak negatif dari masa kolonial Belanda. Lalu, untuk apa KORUPSI itu masih dipertahankan? Indonesia sudah Merdeka, kawan! Hapus semua dampak negatifnya dan cobalah ambil sisi positifnya. 

Saya kurang setuju jika ada pengucilan terhadap para Koruptor. Karena masih ada kemungkinan besar para koruptor tersebut untuk taubat dan insyaf. Jika kita membandingkan hukuman orang Korupsi di Indonesia dengan di negara lain sungguh sangat jauh berbeda. Bukan karena apa-apanya, tapi karena Dasar Negara, Idoelogi, dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia adalah Pancasila. Jadi Pancasila merupakan sumber acuan dalam menyusun etika berbangsa dan bernergara.

Tapi, jika sang Koruptor sudah memakan uang negara diatas 1M lebih baik dihukum mati! Karena uang 1M bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum, seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan sebagainya. Jadi, jika orang ingin Korupsi ia pasti akan berpikir dua kali. Ini bukan Sadis tapi lebih tepatnya Hukuman yang Tegas. 

Keadilan dan Kekuasaan harus seiring sejalan, karena itu apapun yang adil mungkin berkuasa dan apapun yang berkuasa harus adil - Blaise Pascal. MUNDUR DITINDAS ATAU BANGKIT MELAWAN, SEBAB DIAM ADALAH PENGKHIANAT! Hanya sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat dalam memberantas Korupsi.

2 komentar:

  1. inspiratif
    semoga sukses selalu..ya
    dan semangat tetap terpelihara
    Semoga Indonesia bisa bebas dari Korupsi untuk Indonesia Mandiri

    salam ayobai (Ayo Bangkit Indonesia)
    jejaring sosial anak indonesia

    BalasHapus