I love to write, whatever, wherever, whenever, and however ♥♡ ☺

Kamis, 07 November 2013

November♥

Hi readers, lama tak jumpa..
Ok, postingan kali ini aku bakalan bahas pengalaman menarik di bulan ini. Jadi ceritanya, bulan November adalah bulan yang kutunggu-tunggu kedatangannya #eaa. Yang pertama, di bulan ini usiaku bertambah \m/ kalo kata mbak dewi tambah tuwek, wkwks. Dan yang kedua, di bulan ini (7/11) adalah pengumuman 
#JournalistCompetition JunioJRBL2k13 Surabaya Series.


Awalnya aku gak ngerti sama sekali tentang dunia Jurnalis. Dengan bermodal basmallah akhirnya aku ikut kompetisi ini. Kadang ngeny sama sekolah lain, kan disana ada ekstrakulikuler jurnalistik, jadi mereka lebih paham sama dunia yang digelutinya.
#FYI: Penyisihan Awal: 31 Agustus-12 September 2013 & Babak Utama: 4-26 Oktober 2013. Untuk #JournalistCompetition ada jadwal wajib liputnya. Tahun ini adalah tahun pertamaku di dunia jurnalistik. Memang masih terbilang baru, tapi dikesempatan ini aku mendapatkan best partner yaitu Intan FAR.
Ok, bahas tentang pengumuman aja yaa. Jadi, pas hari Kamis kemarin, aku sama Intan otw sekitar jam 10an terus sampai sana mampir ke indomaret graha pena dulu, hihi.
Ohya, mas Ilham selaku redaktur Sportainment Jawa Pos menjelaskan tentang penilaian naskah. Mas Ilham sempat ngomong kalo sebagian besar naskahnya itu tentang Final (naskahku), ada yang bahas tentang suporter, dance dsb (naskahku - suporter) 50% gak ada kutipannya (naskahku ada) *senyum, tapiii kesalahannya adalah kutipannya yang dibelakang_- whoho. Hmm, ngomong apa lagi yaa. Banyak sih, tapi yang tak inget kurang lebihnya seperti itu hehe.
Terus gantian Pak Becky Subechi, wartawan foto Jawa Pos yang bahas tentang fotonya. Aku gak paham sama dunia fotografi, jadi dipostingan kali ini aku gak akan bahas itu, daripada ntar salah malah dikira ngawur haha.
Dan kemudian pengumuman pemenang. Sejujurnya aku ngincer best writer, tapi Tuhan berkata lain. SMP Santa Clara Surabaya berhasil memboyong 3 gelar, yaitu best writer, best spirit, dan tentu saja first place. Salut sama mereka, congrats yaa :-) 


Kalo yang ini, 1st - 5th Place:


Perasaanku setelah pengumuman? Campur aduk, haha. Ada perasaan nyesel, ada perasaan bangga juga bisa ikut di kompetisi yang bergengsi ini. Yaudahlah, ambil positifnya aja, kalo disesali gak bakalan ada habisnya. Kan sekarang aku jadi tau dimana letak kesalahanku, aku dapet banyak pelajaran ((((:
Ini foto bareng para juara & peserta #JournalistCompetition :


Kayaknya bakalan kangen masa-masa ngeliput nih, ahaha. Jadi jurnalis itu gak semudah yang dipikirkan orang lain, tapi seru dapat banyak pengalaman.
Cukup sekian, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Ditunggu saran dan kritiknya. Sampai bertemu di entri selanjutnya :)

Rabu, 16 Oktober 2013

Promote (Again)

☀  Follow My Ask.fm : FinaKurnia
http://ask.fm/FinaKurnia
☀ Follow My Blog : http://fikusa.blogspot.com/
☀ Follow My Pinterest : FINA KURNIA
http://www.pinterest.com/finakurnia
☀ Follow My Soundcloud : FinaKurnia
https://soundcloud.com/finakurnia
☀ Follow My Twitter @FinaaKS
 
https://twitter.com/FinaaKS
☀ Follow My Wattpad : FinaKurnia
http://www.wattpad.com/user/FinaKurnia


http://www.kompasiana.com/FinaKurnia

☀ Follow Blog kelas saya :
http://koalawarless.blogspot.com/
☀ Follow Twitter kelas saya : @KOALA_SPINDI

 https://twitter.com/KOALA_SPINDI

Sabtu, 12 Oktober 2013

Kemenangan Garuda Jaya Atas Negeri Gingseng

Timnas u-19 kembali mengukir sejarah baru, tadi malam (12/10) Indonesia berhasil mengalahkan raksasa Asia, Korea Selatan dengan skor 3-2.
Di menit awal, kedua kesebelasan saling tampil menyerang. Evan Dimas berhasil membawa Indonesia unggul di menit ke 30. Satu menit berselang, Korea Selatan mendapatkan hadiah penalty. Taesu sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
Pada menit ke 42, pertandingan dihentikan sementara dikarenakan banyaknya genangan air yang menghambat alur bola. Half time: Indonesia 1 - 1 Korea Republic.
Evan Dimas berhasil menggandakan keunggulan di menit ke 49 setelah memanfaatkan umpan silang dari Maldini. Indonesia sudah mulai menikmati permainan, dan Evan Dimas berhasil mencetak hattrick di menit ke 86. Meonghwon berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke 89.
Hingga wasit membunyikan peluit panjang, skor tetap 3-2 untuk kemenangan Indonesia. Indonesia berhasil memimpin klasemen Grup G dengan 9 point, dan dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia di Myanmar tahun depan.
"Mulai saat ini, kita harus berpikir bahwa Indonesia adalah raksasa Asia. Kemenangan tersebut berkat campur tangan Tuhan." ujar Indra yang selalu melakukan selebrasi sujud syukur saat timnya berhasil mencetak gol.

Selasa, 01 Oktober 2013

Sweet September

Hi, October!
w/ kak Putu Gede Juni Antara & kak Ravi Murdianto at The Sun Hotel Sidoarjo.
w/ kak Sahrul Kurniawan - 13
w/ kak Ilham Udin Armaiyn (30/9)
w/ kak Miftahul Hamdi

Senin, 23 September 2013

Ravi Murdianto Man of The Match Indonesia

Hi, akhirnya kita bertemu lagi. By the way, kemaren malem (22/9) lihat Final AFF U19 gak? Yang gak lihat rugi lho, pertandingannya bikin greget, ahaha. Dan Indonesia berhasil menjadi juara AFF U19 setelah melawati pertandingan selama 2x 45 menit, tambahan waktu 2x15 dan Adu Penalty yang begitu menegangkan.
Akhirnya, kita semua bisa merasakan rasanya jadi juara di bidang sepakbola. Setelah 22tahun puasa gelar. Eh, inget gak sama Entri Baruku kemarin yang judulnya "Dua Puluh Dua" Nah, kemaren itu kan tanggal 22 September dan kemenangan ini sudah ditunggu sejak 22tahun yang lalu:') Rencana Tuhan indah sekali, 22 adalah hari yang bersejarah bagi kita semua.
Mau komentar sekilas tentang pertandingan kemaren. Sebelumnya maaf kalo bahasaku gak bisa kayak komentator sepakbola beneran, mereka hafal banget sama quotes-quotesnya pahlawan kita. Pasti mereka ahli sejarah, luar biasa~
Di menit awal, Evan Dimas dkk. ditekan oleh Vietnam. Indonesia mendapatkan serangan bertubi-tubi untuk sang penjaga gawang mampu menghalau tendangan permain Vietnam. Untuk memasuki ke jantung pertahanan Vietnam bukanlah hal yang mudah, mereka memiliki pemain dengan kualitas hebat. Namun, dengan dukungan ribuan suporter di dalam stadion. Mereka terus maju, mereka tak hentar membombardir pertahanan Vietnam.
FT: Indonesia 0 -  0 Vietnam. Pertandingan dilanjutkan 2x 15menit. Kedua negara tak mau mengalah, mereka melakukan serangan balik untuk memecah kebuntuan. Namun, sampai wasit meniupkan peluit panjangnya skor tetap 0 - 0.
Dan, drama Adu Penalty tak dapat dihindari. Skor masih 6 - 6, kini semua mata tertuju pada pemain Indonesia (Ilham Udin). Penendang terakhir, aku memang tak bisa membaca pikiran orang. Tetapi aku yakin, pasti perasaan Ilham sangat campur aduk. Dengan penuh keyakinan ia melesatkan tendangan, dan Jebret...Goalll! Seisi stadion bergemuh, air mata kebahagiaan tak bisa terbendung lagi.
Banyak ucapan selamat dari berbagai pihak, dan mereka bangga memiliki kiper seperti Ravi. Peyelamat disaat krusial, dipundaknya ada jutaan harapan rakyat Indonesia. Dan Ravi sempat menjadi Trending Topic World Wide di Twitter. 
Sepakbola juga kadang bisa menghipnotis seseorang. "Aku aslinya gak terlalu suka sama sepakbola, tapi setelah lihat pertandingan kemarin jadi suka. Apalagi yang Adu Penalty, menegangkan banget." ujar Fajar siswa asal SP1NDI. Banyak orang yang iri, ada yang bilang jadi fans karbitanlah, dsb. Karbitan? Lha wong ini tentang negara kok, semua elemen campur aduk jadi satu. Toh, baguskan Nasionalisme kita meningkat. So, ambil positifnya aja. Buang hal negatif jauh-jauh :)
Congrats Indonesia, semoga ini bisa menjadi titik awal kebangkitan dunia persepakbolaan di negeri kita. Kami semua bangga akan perjuangan kalian, Garuda Muda. Forza Indonesia!

Minggu, 22 September 2013

Dua Puluh Dua

Halo readers, mau flashback bentar nih haha. Aku punya blog ini sejak tanggal 11/03/2012 dan postingan pertamaku berjudul "Try to always smile". Alasan aku bikin blog? Hmm, jujur karena coba-coba sih, maklumlah masih fase kelabilan. Selain itu, karena pas browsing ketemu blog yang keren banget, tapi keberatan Gadget kali yaa, lama banget loadingnya. Jadi pengen ngehias blog, dan alhasil blogku sekarang juga keberatan gadget haha. Gak bermaksud buat plagiat sama sekali, aku cuma terinspirasi dari interiornya, dan aku nyesuaikan sama blogku.
Tanggal 11 yah? Hmm, itukan nomer punggungku (baru sadar) haha. Banyak banget angka yang (sama) selalu mucul di kehidupanku, cuma kadang aku yang kurang menyadarinya. Mungkin menurut kalian postingan ini terlalu alay? Karena ngebahas soal angka, haha. Tapi yasudahlah, entah mengapa tanganku gak mau berhenti ngetik soal ini.
Ok, back to the topic. Dua puluh dua? Apa specialnya dari angka ini? Banyak banget bagiku, yang pertama karena Kaka kan nomer punggungnya 22. Kedua, tanggal kelahiran kedua sahabatku juga 22 - (Difaocha: 22 June) & (Tiara: 22 August). Dan yang ketiga, dua puluh dua adalah kelipatan dari nomer punggungku (11), ahaha. Ohya, kalian sadar gak? Sekarang tanggal 22 loh.
Mungkin ini cuma kebetulan, tapi kan Tuhan sudah mengatur semuanya ini. Berarti ini sebuah Takdir. FYI: ini gak ada hubungannya sama sekali sama kayak angka-angka keramat, dsb. Aku bukan tipe orang yang percaya sama yang begituan.
Setelah aku pikir-pikir, apa blog ini mau cuma buat iseng-iseng aja? atau... Tapi masa' mau terus-terusan jadi blog yang gak jelas. Mungkin bagi kalian gak penting yaa. Sebenernya mau ngerubah blog ini, biar gak terlalu keberatan gadget. Tapi nunggu libur panjang dulu, soalnya kan masih banyak tugas yang belum terselesaikan dan fokus UN.
Mungkin, blog ini bisa jadi Diary Online ataupun tempat sharing. Kalo kata Tom Stoppardsih "I still believe that if your aim is to change the world, journalism is a more immediate short-term weapon."
Cukup sekian, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Ditunggu saran dan kritiknya. Sampai bertemu di entri selanjutnya :)

Sabtu, 21 September 2013

Ricuh, 3 Calo Diamankan

  Sidoarjo - Antrian ribuan suporter sudah terlihat sejak Minggu (22/9) pagi tadi. Mereka rela berdesakan untuk mendapatkan tiket, demi mendukung Tim Garuda Muda di Final AFF U19 yang akan berjuang melawan Vietnam nanti malam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
  Panitia mencetak 26.500 lembar tiket untuk pertandingan Final ini. Dalam hitungan jam, tiket sudah ludes terjual. Banyak calo yang berlalu-lalang menawarkan tiket dengan harga yang fantasis. Karena ludesnya tiket final tersebut, mereka emosi dan kericuhan pun tak bisa dihindarkan.
  Kericuhan baru mereda setelah petugas pengamanan hadir untuk menetralkan suasana. Tiga calo diamankan oleh polisi, penonton yang kesal melemparinya dengan batu. Para suporter merasa dirugikan atas kehadiran calo tersebut, karena mereka harus mengeluarkan biaya berkali-kali lipat untuk mendukung Garuda Muda.